Skip to main content

MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN


  1. motivasi merupakan kekuatan psikologis yang menetukan arah, intensitas atau tingkat usaha dan tingkat ketekunan seorang individu (pegawai) dalam mencapai tujuannya sehingga melahirkan perilaku tertentu.

  2. Pada umumnya motivasi dapat dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu motivasi ekstrinsik, seperti motivasi yang datang dari luar diri para pekerja, dapat berupa imbalan ataupun hukuman (reward and punishment), sedangkan motivasi instrinsik, seperti motivasi yang datang dari dalam diri pekerja.

  3. Terdapat beberapa teori, antara lain teori motivasi klasik (Frederick Taylor) yang menitikberatkan pada anggapan bahwa hanya uang yang bisa memotivasi karyawan; serta teori perilaku  (Howthorne), yang menyatakan bahwa kecenderungan meningkatnya produktivitas adalah ketika karyawan merasa yakin bahwa mereka akan menerima perhatian khusus dari manajemen (atasan).
  4. Teori hierarkhi kebutuhan (Maslow). Teori ini menggambarkan adanya 5 tingkatan kebutuhan manusia yang mendorong seseorang untuk bertindak tertentu. Teori ini juga menyatakan bahwa kebutuhan dasar harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum seseorang berusaha untuk mencapai



Comments

Popular posts from this blog

KERANGKA DASAR SISTEM-SISTEM MANAJEMEN

Kerangka dasar dari sistem –sistem manajemen merupakan suatu langkah untuk memahami hubungan antara aktivitas-aktivitas manajemen dengan berbagai manfaat yang dapat diperolehnya. Penting sekali memahami kedua macam sistem konseptual dan empiris sebab dengan demikian kita mampu meletakkan dasar yang baik dalam rangka mempelajari pengetahuan Sistem Informasi Manajemen. Sebagai tindak lanjut, kita dapat meletakkan dasar dari klasifikasi dari sistem organisasi dari Sistem Informasi Manajemen.
Mencoba menghubungkan antara Sistem Infoemasi Manajemen dan keputusan makin memperjeles kedudukan dari Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang disusun dengan mempergunakan prosedur-prosedur yang formal, dengan tujuan memberikan informasi yang relevan kepada para manajer baik itu informasi internal maupun informasi eksternal pada seluruh tingkat dan seluruh fungsi organisasi yang bersangkutan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara efektif.
Sistem informasi yang formal makin dirasakan penting keberadaannya apabila operasi perusahaan bertambah besar dan bertambah rumit.

Manajemen dan Sistem Komputer

Salah satu peran manajer yang berkaitan dengan informasi adalah mencari dan menerima informasi khusus (terutama informasi yang baru) yang sangat beraneka ragam untuk mengembangkan pemahaman yang lebih seksama mengenai lingkungan organisasinya untuk kemudian meneruskan informasin yang diterima (baik dari luar atau dari bawahan) kepada anggota-anggota organisasinya atau kepada pihak luar mengenai rencana-rencana, kebijakan-kebijakan, tindakan, hasil-hasil organisasi dan lain sebagainya. Perubahan lingkungan organisasi yang cepat serta kemajuan-kemajuan dalam bidang manajemen bukan saja membuka peluang (kesempatan) bagi organisasi, namun dapat juga merupakan ancaman bagi organisasi. Berbagai perubahan yang serba cepat ini membutuhkan lebih banyak informasi, banyaknya informasi yang dibutuhkan ini mengharuskan diadakannya metode dan prosedur baru dalam mengumpulkan, mengeluarkan dan mengevaluasi informasi agar dapat digunakan dalam mengambil keputusan-keputusan yang penting.
Kemajuan dan p…