Skip to main content

Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar

MP3 atau Matriks BCG yang oleh penemunya -Bruce Henderson - tidak didesain dengan ambisi yang berlebihan, ternyata mendapatkan momentum kelahiran yang pas. Dalam waktu yang tidak terlalu lama matriks tersebut begitu luas dikenal, tidak saja oleh para akademisi tetapi juga praktisi. Matriks BCG lahir tepat waktu ketika strategi diversifikasi konglomerasi sedang mendapatkan tempat yang terhormat. Akademisi dan eksekutif perusahaan sedang membutuhkan alat analisis yang tepat untuk membantu pengambilan keputusan dalam mengelola perusahaan yang memiliki banyak unit usaha (portofolio bisnis). Mantra yang diajukan tentang pentingnya penguasaan pangsa pasar yang tinggi untuk menjadi pemimpin pasar dan keseimbangan aliran kas menjadi resep yang tidak boleh dilupakan. Kesederhanaan dan kesan kecanggihannya juga membantu pencapaian statusnya. Dua sumbu - pertumbuhan pasar dan pangsa pasar - dan empat sel yang dimiliki - tanda tanya, bintang, sapi perah, dan tanda silang - dinilai telah cukup untuk dijadikan alat bantu pengambilan keputusan strategis pada tingkatan korporat.

Dalam perjalanannya, berbagai kritik membangun juga ditemukan. Kesederhanaan yang selama ini dikenal sebagai kelebihannya sebenarnya juga sekaligus merupakan kelemahannya. Satu indikator - pertumbuhan pasar - yang digunakan untuk mengukur ada tidaknya peluang bisnis, dan penguasaan pangsa pasar - sebagai satu indikator lainnya - yang digunakan untuk mengukur keunggulan perusahaan mendapatkan kritik karena dianggap menyederhanakan persoalan secara berlebihan. Asumsi-asumsi yang secara implisit digunakan terutama yang menunjukkan keterkaitan yang begitu langsung antara pangsa pasar, laba, dan aliran kas, kadang kala dipertanyakan. Setidaknya untuk sel bersimbol anjing kritik asumsi tersebut mendapatkan bukti yang memadai. Namun demikian semua kritik tersebut tidak sampai menjadikan MP3 ditingalkan sepenuhnya oleh mereka yang sebelumnya telah pernah menggunakannya. Status yang pernah terhormat kembali diraih setelah strategi diversifikasi belakangan ini kembali memperoleh tempat dalam praktik Pengelolaan perusahaan.






______________

Comments

Popular posts from this blog

KERANGKA DASAR SISTEM-SISTEM MANAJEMEN

Kerangka dasar dari sistem –sistem manajemen merupakan suatu langkah untuk memahami hubungan antara aktivitas-aktivitas manajemen dengan berbagai manfaat yang dapat diperolehnya. Penting sekali memahami kedua macam sistem konseptual dan empiris sebab dengan demikian kita mampu meletakkan dasar yang baik dalam rangka mempelajari pengetahuan Sistem Informasi Manajemen. Sebagai tindak lanjut, kita dapat meletakkan dasar dari klasifikasi dari sistem organisasi dari Sistem Informasi Manajemen.
Mencoba menghubungkan antara Sistem Infoemasi Manajemen dan keputusan makin memperjeles kedudukan dari Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang disusun dengan mempergunakan prosedur-prosedur yang formal, dengan tujuan memberikan informasi yang relevan kepada para manajer baik itu informasi internal maupun informasi eksternal pada seluruh tingkat dan seluruh fungsi organisasi yang bersangkutan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara efektif.
Sistem informasi yang formal makin dirasakan penting keberadaannya apabila operasi perusahaan bertambah besar dan bertambah rumit.

Manajemen dan Sistem Komputer

Salah satu peran manajer yang berkaitan dengan informasi adalah mencari dan menerima informasi khusus (terutama informasi yang baru) yang sangat beraneka ragam untuk mengembangkan pemahaman yang lebih seksama mengenai lingkungan organisasinya untuk kemudian meneruskan informasin yang diterima (baik dari luar atau dari bawahan) kepada anggota-anggota organisasinya atau kepada pihak luar mengenai rencana-rencana, kebijakan-kebijakan, tindakan, hasil-hasil organisasi dan lain sebagainya. Perubahan lingkungan organisasi yang cepat serta kemajuan-kemajuan dalam bidang manajemen bukan saja membuka peluang (kesempatan) bagi organisasi, namun dapat juga merupakan ancaman bagi organisasi. Berbagai perubahan yang serba cepat ini membutuhkan lebih banyak informasi, banyaknya informasi yang dibutuhkan ini mengharuskan diadakannya metode dan prosedur baru dalam mengumpulkan, mengeluarkan dan mengevaluasi informasi agar dapat digunakan dalam mengambil keputusan-keputusan yang penting.
Kemajuan dan p…