Skip to main content

HUBUNGAN INDUSTRIAL

ROAD MAP

  1. Menjelaskan konteks hubungan industrial secara umum dan keterkaitan hubungan industrial dengan berbagai bidang ilmu lain.
  2. Menjelaskan serikat pekerja dan praktik serikat pekerja di Indonesia.
  3. Menjelaskan mengenai perjanjian kerja bersama dan negosiasi perjanjian Indonesia.
  4. Menjelaskan pemberian penghargaan kepada karyawan dan isu gaji, upah dan tunjangan.
  5. Menjelaskan konflik dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial di tempat kerja.
  6. Menjelaskan praktik hubungan industrial, perkembangan dan praktek hukum ketenagakerjaan di Indonesia.
 Berdasarkan UU No.13 Tahun 2003 Bab XI pasal 102, dalam melaksanakan hubungan industrial, terdapat beberapa ayat yang mengatur hubungan industrial, antara lain:
  1. Dalam melaksanakan hubungan industrial, pemerintah mempunyai fungsi menetapkan kebijakan, memberikan pelayanan, melaksanakan pengawasan, dan melakukan penindakan terhadap pelanggaran peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan.
  2. Dalam melaksanakan hubungan industrial, para karyawan atau pekerja dan serikat pekerja/ serikat buruhnya mempunyai fungsi menjalankan pekerjaan sesuai dengan kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan produksi, menyalurkan aspiras secara demokratis, mengembangkan keterampilam, dan keahliannya serta memajukan perusahaan dan memperjuangkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.
  3. dalam melaksanakan hubungan industrial, pengusaha dan organisasi pengusahanya mempunyai fungsi menciptakan kemitraan, mengembangkan usaha, memeperluas lapangan kerja, dan memberikan kesejahteraan karyawan/ pekerja secara terbuka, demokratis, dan berkeadilan.
Pemerintah telah mengembangkan penerapan upah minimum. Sasarannya adalah agar upah minimum paling sedikit cukup menutupi kebutuhan minimum karyawan dan keluarganya. Dengan demikian, kebijaksanaan penentuan upah minimum adalah :

  1.  Menjamin penghasilan karyawan sehingga tidak lebih rendah dari suatu tingkat tertentu.
  2. Meningkatkan produktivitas karyawan.
  3. mengembangkan dan meningkatkan perusahaan dengan cara-cara produktif yang lebih efisien.

Comments

Popular posts from this blog

Teori Cuplikan (Sampling)

Salah satu tujuan dalam analisis statistika adalah menjawab pertanyaan desuktif, sesuatu yang dapat kita simpulkan terhadap hasil cuplikan acak, yang sudah kita peroleh dari populasi yang sifat-sifatnya sudah dikenal atau diketahui.
Cuplikan acak adalah cuplikan yang diambil dari sebuah populasi dengan menerapkan prinsip ketika setiap anggota populasi mempunyai kemungkinan yang sama untuk terpilih. Apabila kita sudah memiliki suatu cuplikan acak maka kita mampu membuat pernyataan deduktif; apabila sifat-sifat populasi diketahui maka kita bisa menyatakan sifat-sifat cuplikannya. Pada tingkat yang lebih lanjut, sesudah mampu membuat pernyataan deduktif, diharapkan mampu membuat pernyataan induktif.

Misalkan dikatakan 95% penduduk negara RI yang tinggal di tepi laut, mata pencahariannya adalah nelayan, jika diambil sebuah cuplikan acak dari daerah tepi laut negara RI, pastilah 95% penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan (pernyataan deduktif). Jika situasi di atas dibalik yaitu bi…

KERANGKA DASAR SISTEM-SISTEM MANAJEMEN

Kerangka dasar dari sistem –sistem manajemen merupakan suatu langkah untuk memahami hubungan antara aktivitas-aktivitas manajemen dengan berbagai manfaat yang dapat diperolehnya. Penting sekali memahami kedua macam sistem konseptual dan empiris sebab dengan demikian kita mampu meletakkan dasar yang baik dalam rangka mempelajari pengetahuan Sistem Informasi Manajemen. Sebagai tindak lanjut, kita dapat meletakkan dasar dari klasifikasi dari sistem organisasi dari Sistem Informasi Manajemen.
Mencoba menghubungkan antara Sistem Infoemasi Manajemen dan keputusan makin memperjeles kedudukan dari Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi.

Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar

MP3 atau Matriks BCG yang oleh penemunya -Bruce Henderson - tidak didesain dengan ambisi yang berlebihan, ternyata mendapatkan momentum kelahiran yang pas. Dalam waktu yang tidak terlalu lama matriks tersebut begitu luas dikenal, tidak saja oleh para akademisi tetapi juga praktisi. Matriks BCG lahir tepat waktu ketika strategi diversifikasi konglomerasi sedang mendapatkan tempat yang terhormat. Akademisi dan eksekutif perusahaan sedang membutuhkan alat analisis yang tepat untuk membantu pengambilan keputusan dalam mengelola perusahaan yang memiliki banyak unit usaha (portofolio bisnis). Mantra yang diajukan tentang pentingnya penguasaan pangsa pasar yang tinggi untuk menjadi pemimpin pasar dan keseimbangan aliran kas menjadi resep yang tidak boleh dilupakan. Kesederhanaan dan kesan kecanggihannya juga membantu pencapaian statusnya. Dua sumbu - pertumbuhan pasar dan pangsa pasar - dan empat sel yang dimiliki - tanda tanya, bintang, sapi perah, dan tanda silang - dinilai telah cukup unt…