Skip to main content

Posts

Pendekatan Teori Konsumsi dan Kurva Engel

Pendekatan kurva indiferensi mengasumsikan bahwa tak perlu kuantifikasi daya guna karena tak mungkin dilakukan, dan hanya anggapan peringkat kepuasan daya guna secara ordinal. Selain itu kurva indiferensi bisa memisahkan efek total menjadi efek substitusi dan efek pendapatan.Kurva permintaan konsumen individual akan suatu barang dapat diperoleh dengan mengubah harga barang bersangkutan hingga dapat diperoleh posisi keseimbangan baru dengan pendekatan kurva indiferensi. Cara yang sama, dengan mengubah harga juga dapat digunakan untuk memperoleh kurva permintaan konsumen individu dengan pendekatan daya guna marjinal. Bila posisi-posisi keseimbangan pada harga yang berbeda itu dihubungkan pada analisis pendekatan kurva indiferensi, maka diperoleh Kurva Harga Konsumsi. Selanjutnya bila kuantitas keseimbangan serta tingkat pendapatan yang bersangkutan digambarkan maka diperoleh kurva Engel yang berlerang menanjak naik (pada barang normal).Kelebihan pendekatan kurva indiferensi dibandingkan…
Recent posts

Elastisitas Permintaan dan Penawaran

M eskipun jelas bentuk dan arah dan hubungan antara jumlah yang diminta dan jumlah yang ditawarkan dengan harganya seperti yang ditunjukkan oleh skedul atau kurva permintaan dan penawaran, tetapi respon masing-masing terhadap perubahan harga berbeda intensitasnya. Respon ini dikenal sebagai elastisitas dan diukur dengan elastisitas permintaan dan penawaran. Elastisitas dihubungkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan maupun penawaran.Secara umum, elastisitas didefinisikan sebagai respon atau perubahan relatif suatu variabel akibat perubahan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Elastisitas permintaan merupakan rasio persentase perubahan kuantitas yang diminta dengan persentase perubahan harga. Secara lengkap disebut elastisitas harga permintaan. elastisitas permintaan lain juga dapat dihitung dalam hubungan dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhi, misalnya elastisitas pendapatan permintaan dan elastisitas silang permintaan. Dua angka elastisitas yang ekstrim yaitu nol d…

MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN

motivasi merupakan kekuatan psikologis yang menetukan arah, intensitas atau tingkat usaha dan tingkat ketekunan seorang individu (pegawai) dalam mencapai tujuannya sehingga melahirkan perilaku tertentu.
Pada umumnya motivasi dapat dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu motivasi ekstrinsik, seperti motivasi yang datang dari luar diri para pekerja, dapat berupa imbalan ataupun hukuman (reward and punishment), sedangkan motivasi instrinsik, seperti motivasi yang datang dari dalam diri pekerja.
Terdapat beberapa teori, antara lain teori motivasi klasik (Frederick Taylor) yang menitikberatkan pada anggapan bahwa hanya uang yang bisa memotivasi karyawan; serta teori perilaku  (Howthorne), yang menyatakan bahwa kecenderungan meningkatnya produktivitas adalah ketika karyawan merasa yakin bahwa mereka akan menerima perhatian khusus dari manajemen (atasan). Teori hierarkhi kebutuhan (Maslow). Teori ini menggambarkan adanya 5 tingkatan kebutuhan manusia yang mendorong seseorang untuk bertindak tertentu.…

Konstruksi Skenario : Model Royal Dutch/ Shell

Metode skenario kini sepertinya semakin populer sebagai salah satu alat analisis yang digunakan untuk memproyeksikan berbagai kemungkinan masa depan sebagai akibat semakin tingginya ketidakpastian lingkungan bisnis. Di Indonesia metode skenario mulai dikenal, sekalipun belum sepopuler di negara lain. KB 2 menjelaskan secara rinci bagaimana skenario disusun. Sembilan tahapan yang diperlukan untuk menyusun skenario dijelaskan : identifikasi pokok persoalan, identifikasi aktor, kekuatan penentu utama, kecenderungan dan ketidakpastian, matriks inti skenario, cetak biru skenario, narasi skenario, opsi strategi, dan kuantifikasi dan monitoring. Identifikasi pokok persoalan yang merupakan langkah pertama

Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar

MP3 atau Matriks BCG yang oleh penemunya -Bruce Henderson - tidak didesain dengan ambisi yang berlebihan, ternyata mendapatkan momentum kelahiran yang pas. Dalam waktu yang tidak terlalu lama matriks tersebut begitu luas dikenal, tidak saja oleh para akademisi tetapi juga praktisi. Matriks BCG lahir tepat waktu ketika strategi diversifikasi konglomerasi sedang mendapatkan tempat yang terhormat. Akademisi dan eksekutif perusahaan sedang membutuhkan alat analisis yang tepat untuk membantu pengambilan keputusan dalam mengelola perusahaan yang memiliki banyak unit usaha (portofolio bisnis). Mantra yang diajukan tentang pentingnya penguasaan pangsa pasar yang tinggi untuk menjadi pemimpin pasar dan keseimbangan aliran kas menjadi resep yang tidak boleh dilupakan. Kesederhanaan dan kesan kecanggihannya juga membantu pencapaian statusnya. Dua sumbu - pertumbuhan pasar dan pangsa pasar - dan empat sel yang dimiliki - tanda tanya, bintang, sapi perah, dan tanda silang - dinilai telah cukup unt…

Cuplikan Acak dan Sifat-Sifatnya

Cuplikan (sample) adalah sebagian anggota populasi yang terpilih untuk diteliti. Sifat-sifat cuplikan hendaknya bisa mewakili sifat-sifat populasi. Agar cuplikan memberikan hasil yang tidak bisa maka cuplikan haruslah diambil/dilakukan secara acak.
Cara paling sederhana untuk memastikan bahwa cuplikan kita bersifat acak, kita beri setiap anggota populasi kesempatan yang sama besar untuk diambil sebagai anggota cuplikan. Jadi cuplikan acak adalah hasil pengambilan sebagian anggota populasi tempat diterapkan prinsip bahwa setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk diambil sebagai anggota cuplikan. Dalam praktek sifat acak dilakukan dengan sistem lotere. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Mencatat setiap anggota populasi dalam satu kertas (kecil), digulung, dimasukkan dalam satu tempat, misal toples.Kemudian, kita tentukan anggota cuplikannya, dengan cara mengambil satu persatu gulungan kertas tadi sampai jumlah tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari kita lihat kej…